Friday, 7 August 2015

“Sananrejo” Desanya Masjid Berpintu Seribu


Kuliah Kerja Nyata atau yang dikenal dengan KKN yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Malang kali ini salah satunya bertempat di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Jika banyak orang yang sebelumnya asing Desa keberadaan Desa ini, maka setelah mendengar Masjid Tiban atau Masjid Ajaib atau Masjid Pintu Seribu di Turen, tentu semua orang tak akan asing dengan Desa ini, Karena Masjid Wisata Religi tersebut tepatnya berada di Desa Sananrejo ini.
Berbagai macam program kegiatan telah disusun untuk mengisi program KKN Kelompok 64 kedepannya. Berbagai program unggulan seperti pengadaan pengobatan gratis, program gosok gigi dan bersih tangan SD, serta penyuluhan dalam bidang sosial dan ekonomi lainnya diharapkan mampu untuk membantu meningkatkan sumber daya dan kualitas hidup masyarakat. Rangkaian perlombaan dalam menyambut Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang diharapkan meramaikan dan menyemarakkan acara 17 Agutusan di Desa Sananrejo.
Sejatinya Desa Sanarejo ini telah masuk dalam kategori Desa yang Aktif dan maju dalam melaksanakan berbagai macam program Desa yang ada pada umumnya. Kegiatan PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) berjalan dengan sangat baik di Desa ini, begitu juga dengan program kesehatan dan pertanian yang aktif dengan berbagai macam praktek dan penyuluhan didalamnya. Meskipun mayoritas penduduk Sananrejo berbasis petani seperti Desa pada umumnya. Namun pendidikan mendapat perhatian yang sangat tinggi di Desa ini. Banyak dari masyarakat yang umumnya pemuda dan anak-anak mengenyam pendidikan hingga Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan tak sedikit yang melanjutkan ke Univeristas di dalam maupun luar Kota Malang.
Dalam meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat di Desa ini, tak sedikit dari warga yang berinisiatif untuk mengembangkan Home Industri yang mereka jalani. Support besar yang diberikan Desa untuk pengembangan Home Industri ini juga patut untuk diapresiasi. Home industri seperti halnya minuman sari apel, kue-kue, olahan jamur dan makanan lainnya banyak dijumpai di Desa ini.

Dalam hal sosialisasi masyarakat, pengadaan pengajian-pengajian yang secara rutin terus digelar baik mingguan dan bulanan menjadikan Desa ini tak lepas dari unsur religi yang kuat. Begitu juga dengan keberadaan banyaknya Masjid Besar yang berada di Desa ini, semakin menjadikan Desa ini seperti Desa dengan Seribu Masjid. Program Bersih Desa sendiri sebenarnya dilakukan 2 minggu sekali di Desa ini. Namun Desa ini juga mengadakan Program Bersih Desa tahunan yang dilakukan secara besar-besaran dengan dibarengi dengan pagelaran pameran budaya lokal yang semarak dilakukan setiap tahunnya.  Jika anda berkunjung ke Desa ini, selain anda disuguhkan dengan Wisata Religi Masjid Ajaib yang selalu ramai setiap tahunnya, keramahan masyarakatnya akan menambah kesan tersendiri di hati para pengunjung. 

No comments:

Post a Comment