Kuliah Kerja Nyata atau yang
dikenal dengan KKN yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Malang kali
ini salah satunya bertempat di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten
Malang. Jika banyak orang yang sebelumnya asing Desa keberadaan Desa ini, maka
setelah mendengar Masjid Tiban atau Masjid Ajaib atau Masjid Pintu Seribu di
Turen, tentu semua orang tak akan asing dengan Desa ini, Karena Masjid Wisata
Religi tersebut tepatnya berada di Desa Sananrejo ini.
Berbagai macam program kegiatan
telah disusun untuk mengisi program KKN Kelompok 64 kedepannya. Berbagai
program unggulan seperti pengadaan pengobatan gratis, program gosok gigi dan
bersih tangan SD, serta penyuluhan dalam bidang sosial dan ekonomi lainnya
diharapkan mampu untuk membantu meningkatkan sumber daya dan kualitas hidup
masyarakat. Rangkaian perlombaan dalam menyambut Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
mendatang diharapkan meramaikan dan menyemarakkan acara 17 Agutusan di Desa
Sananrejo.
Sejatinya Desa Sanarejo ini telah
masuk dalam kategori Desa yang Aktif dan maju dalam melaksanakan berbagai macam
program Desa yang ada pada umumnya. Kegiatan PKK (Pembinaan Kesejahteraan
Keluarga) berjalan dengan sangat baik di Desa ini, begitu juga dengan program
kesehatan dan pertanian yang aktif dengan berbagai macam praktek dan penyuluhan
didalamnya. Meskipun mayoritas penduduk Sananrejo berbasis petani seperti Desa
pada umumnya. Namun pendidikan mendapat perhatian yang sangat tinggi di Desa
ini. Banyak dari masyarakat yang umumnya pemuda dan anak-anak mengenyam
pendidikan hingga Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bahkan tak sedikit yang
melanjutkan ke Univeristas di dalam maupun luar Kota Malang.
Dalam meningkatkan tingkat ekonomi
masyarakat di Desa ini, tak sedikit dari warga yang berinisiatif untuk mengembangkan
Home Industri yang mereka jalani. Support besar yang diberikan Desa untuk
pengembangan Home Industri ini juga patut untuk diapresiasi. Home industri
seperti halnya minuman sari apel, kue-kue, olahan jamur dan makanan lainnya
banyak dijumpai di Desa ini.
Dalam hal sosialisasi masyarakat,
pengadaan pengajian-pengajian yang secara rutin terus digelar baik mingguan dan
bulanan menjadikan Desa ini tak lepas dari unsur religi yang kuat. Begitu juga
dengan keberadaan banyaknya Masjid Besar yang berada di Desa ini, semakin
menjadikan Desa ini seperti Desa dengan Seribu Masjid. Program Bersih Desa
sendiri sebenarnya dilakukan 2 minggu sekali di Desa ini. Namun Desa ini juga
mengadakan Program Bersih Desa tahunan yang dilakukan secara besar-besaran
dengan dibarengi dengan pagelaran pameran budaya lokal yang semarak dilakukan
setiap tahunnya. Jika anda berkunjung ke
Desa ini, selain anda disuguhkan dengan Wisata Religi Masjid Ajaib yang selalu
ramai setiap tahunnya, keramahan masyarakatnya akan menambah kesan tersendiri
di hati para pengunjung.
No comments:
Post a Comment